Monthly Archives: October 2009

Cintaku bukan cinta biasa

Kali ini kusadari
Aku telah jatuh cinta
Dari hatiku terdalam
Sungguh aku cinta padamu

 

Cintaku bukanlah cinta biasa
Jika kamu yang memiliki
Dan kamu yang temaniku seumur hidupku

Terimalah pengakuanku
Percayalah kepadaku
Semua ini kulakukan
Karena kamu memang untukku

Cinta ku bukan cinta biasa
Jika kamu yang menemani
Dan kamu yang temaniku seumur hidupku
Terimalah pengakuanku

obat diare paling ampuh

Adik Astrid sangat sensitif pencernaannya kalau habis capek. Aku amati biasanya dia kalau habis pergi-pergi dan kurang tidur,trus makannya nggak bawa dari rumah (alias beli di resto) suka diare keesokan harainya.Sebenernya dia memang memiliki pencernaan yang unik,sehari dia bisa 3 kali puppy.Kalo konsul ke dokter anak katanya yah dia memang seperti itu, udah di kasih enzim ato obat apa juga memang begitu, jadi diterimalah ya keberadaan si anak..
Nah kalau udah diare gitu, obatnya si adik cuma 3 macem;
1. makan pisang barangan sebanyak-banyaknya (katanya sih udah ada penelitiannya di Thailand tentang keampuhan pisang ini untuk diare).Jangan pisang ambon ya,soalnya pisang ambon ini mengandung asam.
2.minum oralit,karena oralit ini kata dokternya selain untuk mengganti cairan tubuh, dia juga istilah awamnya mencuci usus/pencernaan tsb dari kuman.Dulu dikasihnya merek paten untuk anak yang udah jadi 1 botol gitu (p—-lit).tapi berhubung harganya mahal and anak ku susah….banget makannya,beralihlah aku ke yang generik aja, 5 sachet cuma 2/3 ribu gitu.terus cara minumnya aku nggak bikin seperti di resep 1 sachet untuk 200ml.Tapi aku bikin 1 sachet 50 ml,kemudian aku sendokin kaya makan obat. 1 sendok, trus ditambah 3 sendok air putih biasa (biar nyampur di perut aja deh..) hehehehe
3.susu lactosa, (lacto–) 3 sachet/ hari. kalo ini adik suka lah ya. Tapi kalau anak minum antibiotik juga, jangan lupa untuk menjeda susu ini dan antibiotik selama 3 jam ya..

4. makan diganti jadi yang lembek (di tim)

Ndak cuma si adik, si abang juga resepnya kayaa’ gini dan untuk anak-anakku resep ini cukup ampuh.Semoga bermanfaat untuk orang tua yang lainnya.

=Enjoy Mommy

Sounds that help others…

Seperti Posting-an ku yang lalu tentang bagaimana senengnya Aubie ngobrol dengan orang lain. Kemaren aku surprise banget karena gurunya bilang kalau Aubie sedang sedang ikut serta dalam proses terapi salah satu orang temennya yang tidak mau bicara/ngobrol.Mnnn..Sounds serious..

Jadi anak ini sama sekali tidak mau berbicara,dia hanya bicara dengan kakeknya,mau bermain kalau ada sang kakek.diantar/dijemput oleh sang kakek.Kedua orang tua bekerja, jadi dia beserta 2 orang adiknya tiap Senin-Jumat tinggal di rumah sang kakek, untuk kemudian Jumat malam sampai Minggu malam pulang ke rumah orang tuanya.

Menurut ibu guru, anak ini hanya mau bercerita dengan Aubie,kalau ngobrol dengan Aubie dia tidak ragu dan pasti banyak menceritakan segala sesuatu tentang dirinya.Apalagi Aubie kan juga banyak ngobrol tuh, dan anaknya juga mau mendengarkan kalau orang lain cerita,jadi sepertinya keduanya nyambung kalau lagi ngobrol.

Seneng rasanya kalau ternyata kemampuan Aubie ngobrol bisa membantu teman lainnya.

Thank you lord for using Aubie to help others in Your ways…

Tim pemerhati kami

Sikap anak-anak selalu menampilkan hal-hal baru yang walaupun sederhana tapi bagiku sangat dalam maknanya.

Anak pertamaku memiliki kekuatan dalam kemampuan verbalnya.Kadang dia mengarang cerita,dan berpura-pura menceritakan kepada kita.Di lain waktu dia bernyanyi dan semua lagu dinyanyikan ,sampai dia melakukan gubahan,entah nadanya ataupun syairnya.

Karena hal inilah,aku sering memancing dia untuk berbicara dan dia akan banyakkkkkkk sekali mengeluarkan cerita sepulang sekolah.Dia akan mengabsen teman-temannya dari nomer 1 sampai terakhir.Dia hafal setiap nama sesuai dengan urutannya.Dan yang paling aku kagumi dia juga sangat kehilangan bila salah satu dari mereka tidak masuk.Kadang dia bertanya kenapa mereka tidak masuk.Duh nak,mama mulai bingung,bukannya apa-apa, mama mana ngerti lah….tapi sebagai mama, aku berusaha bijaksana (hehehe)menjawab,” mungkin dia sakit,atau mungkin dia ada kegiatan lain yang harus diikuti,nanti ya kita tanya bu guru.” Kalau dia sakit, kita doakan ya ma….emnn so sweet kamu nak….Seperti kemarin ada seorang anak di kelasnya yang sudah lama tidak masuk,memang dari minggu lalu dia sudah minta tolong pada ku untuk menanyakan kepada guru kelasnya.Tetapi selalu lupa, akhirnya kemarin dia meminta aku lagi untuk menyakan kepada gurunya.Ternyata sang teman masih di Flores karena mamanya memiliki keperluan dengan keluarga di sana.

Dilain waktu, ketika TK A, seorang temannya harus ikut orangtuanya tugas ke Riau selama 6 bulan, maka Aubie kelihatan sedih dan sempat tidak mau masuk sekolah karena jumlah anak di kelasnya tidak lagi 17….

Kadang Aubie juga suka membandingkan antara sekolah dan sekolah minggu atau kelas SBInya.

Kalau di SBI atau sekolah minggu kita nggak boleh ngobrol ma, nanti kalau kita ngobrol kita nggak denger kakaknya cerita.Tapi aku juga nggak kenal sama temen-temen di kelas.” (aku bisa menebak arah pembicaraan, Aubie memang selalu seperti ini.Dia lontarkan pernyataan yang kurang ia setujui, dengan alasan yang orang lain buat,dan maksud hatinya ia letakkan di akhir pernyataan, dan aku harus bisa menggali lagi karena sebenarnya ada maksud lain dibaliknya…)

 ”Emang Aubie pengen kenal dan ngobrol dengan teman-teman SBI? dengan temen-temen sekolah minggu?”

“Iya, ma, tapi nggak boleh ngobrol.Aubie pengen tahu mereka sekolahnya dimana gitu,ato mainannya apa” (Tuh kan, dia pengen tahu hal-hal tentang temannya..mnnnn)

“o…Bisa aja kalau sekolah minggunya belum mulai kamu ngobrol dulu,kalau di SBI juga bisa kok,waktu Aubie main-main sebelum mulai nyanyi-nyanyi ituloh…” Next time ini akan menjadi alasanku untuk mengajaknya cepat-cepat ke sekolah minggu/SBI.

“Boleh ya ma? “

“Ya boleh lah, tapi kalau lagi cerita kamu harus mendengarkan dengan baik, nanti kalau kamu juga ikutan ngobrol, kan kelasnya jadi rame..”

Well,kita tunggu saja kabarnya nanti, aku berusaha untuk terus memancing dia bercakap-cakap dan berkata-kata,semoga kemampuan verbalnya tidak akan terpasung di kelas yang di ikutinya.So far dia cukup teratur dan bisa mengontrol diri kapan harus berbicara dan kapan harus mendengarkan.

Aubie si Tim pemerhati….

Aubie’s favorite song

Kalau Aubie lagi karaokean di rumah ini dia nih lagu favoritnya.Pulang kampung yugs

The Songs of the week

Senengnya si Adik saat ini dah lancar bicara walaupun masih sepotong-sepotong…lebih lagi dia sekarang seneng banget nyanyi…
kalau aku berhenti nyanyi pasti dia bilang “agih ma,agih…”
ato dia akan suruh kita bilang “anyi-anyi…(nyanyi…)”
lagu-lagu yang dia sukain cenderung lagu-lagu favorit-nya di sekolah minggu
dan dia palinggggg suka sama ikan,nggak dimana lagunya pasti ikan…ya lagu dari Yahama Music Coursenya Aubie “Ikan Paus” ato lagu sekolah minggu belalai Gajah yang panjang….(ntar dia dah minta cepet aja ke bagian ikan sambil peragaain tangannya kaya’ ikan berenang,padahal abis gajah, ada burung dara..hehehehehe)
ato kalo udah dia minta ikan terus,kita nyanyinn lagu ikan di dalam air..Kalau sudah denger suara pancuran air pasti dia akan teriak-teriak “ikan-ikan..”
Selain ikan Astrid suka kucing dan cicak (pokoknya kalau ada lagunya dia suka aja..)

Seneng di rumah jadi penuh dengan suara dan nyanyian…. Bisa bikin duet niy..

Ketika Tuhan berkata CUKUP!

di antara berjuta keinginan yang ada

ketika mata meminta segala yang enak dipandang dan dilihat

ketika rasa tak mau menghentikan yang sedap untuk dinikmati

ketika telinga mendengar yang indah dan membawa mengelana jauh dengan hayal

ketika asa melabung tinggi menggapai mimpi

ketika jiwa berlari mencari ketetapan diri

Ketika hasrat ingin lebih dari sekedar memiliki cinta dan diri

Berlari ku mencari dan Kutanya TUHAN
Kuketuk pintu
Ku pinta dalam hati

“CUKUP KASIH SETIAKU BAGIMU…”

dan kupandang SALIB …..lalu ku tertunduk
ya…LEBIH DARI CUKUP TUHAN…….

dan akhirnya sepi

anak panah turbo

Tentu masih ingat tentang Pemazmur yang mengatakan bahwa anak-anak kita bagai anak panah di tangan pahlawan? MAz 127 : 3-5

Saking kita ingin mengasahnya kadang kita secara tidak sadar bukan sedang mengasah anak panah, namun sedang membuat panah turbo yang bisa melesat cepat.

Pertemuan orang tua SBI 2/10/2009, Ibu Hilda P. menanyakan apakah Anak sebagai Beban? atau sebagai Berkat? Selanjutnya apakah harapan kita bagi anak-anak kita?

Dari pembicaraan kelompok kelas Aubie beberapa jawaban muncul; bahwa anak bukan merupakan Beban, anak adalah berkat;dimana berkat muncul karena anak dapat menjadi pengikat dalam kesatuan keluarga, anak dapat menghibur sehingga menjadi stress realease orang tua (ups..),anak menjadi pemberi semangat. Namun ketika kita masuk kepada harapan-harapan pada anak kita masuk pada banyak harapan-harapan baik bagi si anak anak yang mandiri, sukses, berkarakter kristiani,sehat,mengasihi Tuhan,orang tua dan sesama, berprestasi,dan hal-hal baik lainnya.

Bila dibandingkan antara anak sebagai berkat dan harapan kita terhadap anak, wuiss….pasti banyak harapan kita pada anak. So, apakah salah memiliki harapan tinggi bagi anak-anak kita? For sure, no..ndak ada yang salah lah, sah-sah saja kalau kita menginginkan yang terbaik bagi anak-anak kita. Terutama dalam hal pendidikan, kita mau anak kita memiliki pendidikan yang terbaik untuk masa depannya nanti.

Seperti aku saat ini, aku sedang mencari-cari lembaga pendidikan yang cocok untuk anakku. Aubie akan masuk Sekolah Dasar tahun depan. Aku sendiri baru tersadar setelah kemarin di Warta Jemaat Gereja ada pengumuman pendaftaran sekolah Internasional X. Emnnn,… iseng-iseng aku telepon dong ke sekolah tersebut dan aku mendapati hal yang membuat aku banyak terkaget-kaget;

yang pertama: waktu sekolah Senin – Jumat dari jam 7.30 – 12.45 (hello, anak saya kelas 1 bu? iya Bu kelas 1 SD sampai jam 1 kurang 15,kalo kelas 3 sampai 14.25? ha????)

yang kedua: sekolah menggunakan kurikulum Cambrige,penggunaan bahasa Inggris 100%.(ok, jadi nggak ada bahasa indonesia nih Bu?  dijawab: enggak..(lah die sendiri pake bahasa apa hayo???))

yang ketiga: Ekstrakurikuler bermacam-macam diantaranya berenang dan musik,semua fasilitasnya ada di sini (ini mau jualan fasilitas sekolah apa?)

yang terakhir : admission feenya: ….jt, kalo ibu daftar sekarang dapet early bird …jt (bener-bener kaya jualan properties….kalo DP sekarang disc. 10%).Untuk angkanya aku nggak terlalu kaget, karena memang sudah mendengar dari beberapa sumber.

Yang membuat aku agak pesimis karena awalnya aku berharap sekolah ini yang nota bene berlandaskan agama akan menyatakan bahwa anak didiknya akan memiliki karakter yang kuat dengan pembinaan karakter yang memadai dalam menghadapi pelajaran yang ada. Aku ndak terlalu mengedepankan Ilmu Pasti sebagai sesuatu yang lebih unggul dari Ilmu Sosial. Pembelajaran itu tidak hanya ilmu pengetahuan kan?

So, pendidikan saat  ini sudah sangat komersil ya; dan semua sekolah sedang berlomba-lomba menyatakan fasilitasnya paling hebat, anak-anak muridnya juara olimpiade,dijamin bisa matematika,bisa ilmu-ilmu eksakta, bisa bahasa inggris, bahasa mandarin dari tulisan biasa sampe tulisan kanji.Jangan sampe aja anaknya mati gaya yah.

Tapi nggak ada semut kalo nggak ada gula, maksudnya sah-sah juga lembaga pendidikan menyajikan gula-gula manisnya kalo memang banyak juga orang tua yang menginginkan hal-hal seperti itulah yang di dapat anaknya.Seperti bulan yang lalu pertemuan orang tua murid, TK TarQ menghadirkan guru-guru dari SD TarQ untuk menjelaskan program-program di SD. Aku bingung aja dengan pertanyaan ibu-ibu; apakah ada bahasa Inggris? Bahasa Mandarin? Komputer? sampe ada yang memberi usul anak-anak TKnya di beri tambahan pelajaran saja supaya lulus TK semua sudah lancar membaca dan menulis.Ah, ngerti nggak sih nih orang tua kalo waktu bagi anak-anak saat ini adalah BERMAIN…. Halo…kasihan banget pasti anaknya ibu ini.

Belum lagi di sekolahnya Aubie; beberapa anak nggak cukup ikutan ekstrakurikuler melukis di hari senin, di hari selasa dia ikutan nari, di hari rabu dia ikutan kumon bahasa inggris, di hari kamis les baca tulis, di hari jumat dia ikutan les jarimatika.Wow, kita bicara anak TK B umur 5 tahun. Apa nggak cape ya anaknya? Seperti tadi di tempat les musiknya Aubie ada parents meeting, jadi pertemuan antara guru dan orang tua. Ada 1 ibu yang sangat semangat, sehingga 1 buku itu semua sudah di ajarin ke anaknya. Ibu itu bingung anaknya kok nggak mau main di kelas, padahal di rumah 1 buku itu sudah bisa semua…Waduh,anak gw aja belum lancar-lancar banget tangan kanannya untuk 3 lagu die dah 1 buku (>6 lagu).Tanggepan gurunya santai banget: Ya iyalah bu, anaknya dah bosen. kan sekarang ini baru 1/3 pelajaran, kita masih ada sampe Januari,ibu udah kasih satu buku….(tuing***<>?&^%$$).

Yah itulah sekedar gambaran, bagaimana kita selalu mengharapkan anak-anak kita menjadi yang terdepan, selalu ada usaha dibalik harapan. Dan bila harapan yang banyak dan besar itu ada di kepala kita;secara tidak sadar kita akan memaksa diri kita untuk meraih harapan tersebut; yang artinya kita memaksa anak kita untuk memenuhi harapan kita tersebut.

Kembali di pertemuan orang tua murid kemarin Ibu Hilda menyatakan bahwa ada penelitian untuk anak-anak yang orang tuanya telah menyiapkan semua fasilitas bagi anak, seperti kurang waktu untuk berbagi dengan TV, Play Station dan HP.Maka anak tersebut ada kecenderungan anak memiliki OVER CONFIDENCE sehingga anak tidak bisa berbagi dengan orang lain dan anak-anak ini akan kurang memiliki SELF CONTROL, SELF ESTEEM dan keramah tamahan.Terakhir aku diingatkan untuk mengharapkan anak mendapatkan BERKAT TUHAN yang melimpah, menjadi anak-anak yang BERHARGA DIMATA TUHAN,dan MENJADI BERKAT bagi orang lain

Jadi bagaimana mencapainya?

1. Kita harus yakin dan pasti dengan apa yang kita inginkan pada anak kita

2.Membiarkan Kasih mengalir dalam perjalanan menuju hal itu.

SO, ANAK PANAH TURBO???

Hope Not…

=-=