Monthly Archives: July 2009

When I dedicate Astrid to God

25 Juli 2009

Malam ini malam dedikasi untuk Astrid. Masih teringat 4 tahun yang lalu aku datang untuk mendedikasikan Aubert.Malam ini ada yang berbeda.Aku datang sendiri, suamiku yang masih dalam proses pemulihan tidak bisa ikut. Ada rasa gentar,karena bagiku malam ini P E N T I N G. Malam dimana aku membawa anakku kepada TUHAN.

Aku berusaha untuk tidak datang terlambat.Setelah menyiapkan makanan untuk suamiku,aku buru-buru mandi.Ketika mau pergi, Astrid sudah aku siapkan untuk ikut.Tapi ketika mau pergi,suamiku masih tidur nyenyak,aku nggak tega banguninnya.Aubie gimana?ditengah kegalauan mau berangkat,Aubie mau ikut pula..duh..akhirnya aku putuskan tidak mengajak keduanya,aku pergi sendiri.Di jalan aku sempet ragu..karena seharusnya aku membawa Astrid..Masuk ke gedung gereja,Kakak kepala sekolah bertanya kenapa Astrid tidak dibawa.Rumitnya menjelaskan situasi galau tadi..mau nangis rasanya..I’m so limited…Tapi kenapa aku begitu galau ya tadi di rumah? Akhirnya aku meminta tolong adikku untuk menjemput anak-anak.Thanks God for Thesa n Iwan..(waiving at them….)

Kak Novi membawakan Firman tentang persembahan seorang Janda Miskin. Apa yang dia miliki bukanlah harta yang banyak.Ia memiliki dirinya.Malam itu aku datang sendiri, aku hanya membawa Astrid.Yup, terasa banget untuk kondisiku saat ini.Dalam kondisi kita yang sangat terbatas, firman ini terasa sekali.Ketika tiba waktunya mengisi komitmen yang akan dilakukan selama tahun ajaran (yang seharusnya dilakukan bersama pasangan) nggak kerasa aku menitikkan air mata.”Tuhan, jangan biarkan aku sendiri. . . Aku masih memerlukan suamiku untuk membesarkan anak-anak ini…..” aku mengisi komitmen ini dengan menangis. Aku seperti bercakap-cakap dengan Tuhan, aku hanya mendengar “Kamu memiliki Aku” dan aku menunduk.Ingin rasanya aku bertanya tentang rahasia umur manusia, supaya aku siap.Namun aku tahu itu RAHASIANYA….

Akhirnya aku maju dan mempersembahkan Astrid ke altar. Ada harapan untuk hidupnya,ada rasa bahagia ditengah rasa ngeri dan getir. Adik, kamu akan menjadi Anak yang menyenangkan hati Tuhan ya Nak.Menjadi anak yang tangguh menghadapi gelombang  jaman ini.Selamat jadi murid Sekolah Bina Iman.Mama doain adik tiap hari supaya bisa jadi berkat bagi banyak orang.

Lagu penutup yang dinyanyikan menguatkan dan menetapkan imanku kembali

Gunakan waktu yang di bri Tuhanmu,hidupmu pendek waktu trus lalu

apa yang hilang di hidup sekarang, yang nanti akan dibawa pulang

tiada yang tetap di dalam dunia,semua didunia pun akan lenyap

Hanya Kasihmu demi Tuhan Yesus,tinggal tetap meski kita pulang

Akal-akalan

Hari ini aku menghadapi kepolosan anakku Aubie dengan cukup mengejutkan. Untuk pertama kali nya aku melihat bahwa adalah sesuatu yang normal jika seseorang menginginkan dirinya dinilai baik.

Tadi ketika aku menjemput, Aubie belum keluar kelas.Setelah bel berbunyi tanda pelajaran selesai, anak-anak berhamburan keluar.Mereka semua langsung menuju tempat bermain dan hampir semua anak bermain,tidak langsung pulang :-)

Aubie juga langsung main dan menaruh tas dereknya di bawah tempat bermain.Tiba-tiba aku melihatnya mengeluarkan mainan Transformer.Sambil ngobrol dengan ibu-ibu  lain aku memperhatikan semua teman-temannya berkumpul di tempat Aubie tersebut mengagumi mainan Aubie yang baru tersebut,ndak cuma yang laki-laki, yang perempuan juga.Ada yang mengagumi, ada yang berharap memegang,sementara AUbie menerangkan cara berubah  sang robot menjadi mobil-mobilan.Setelah itu bubar….mereka bermain kembali…tetapi ada yang masih mencoba mainan Aubie.Wadaw..aku paling anti kalau anakku bawa mainan ke sekolah :-) Kan peraturannya tidak boleh bawa mainan.

Sampai di rumah menjelang tidur siang aku membahas hal ini dengan Aubie.

M: Bi, tadi temen-temen seneng ya sama robot-robotannya Aubie?

A: Iya mah, pada nanya beli dimana,keren sih

M: Tapi Aubie inget nggak kata Ibu guru kalo ke sekolah nggak boleh bawa mainan? Kan sekolah tempat belajar..

A: Iya, tapi sekarang kan di sekolah kita masih main juga ma…semua mainan sekolah di keluarin.Ada masak-masakan, ada dorong-dorongan kaya di super market…

M: tapi kan tetap aja nggak boleh bawa mainan dari rumah

A: gini loh ma, kalo bu gurunya ngadep sana tuh (sambil menunjuk arah berlawanan dari dia) aku keluarin mainan ku.kalo gurunya ngeliat ke aku lagi aku masukin mainanku ke tas

M: (bengong dot com)

A: kan jadi gurunya nggak tau  kalo aku bawa mainan ma…

M: (speechless)…..

A: zzzzzzzzzzzzz………….

= = = = = =

What should I do?? Bingung….Ternyata anak segini dah punya akal juga ya untuk melanggar peraturan. Sore harinya aku berusaha dengan bahasa anak-anak menerangkan tentang peraturan yang harus ditaati dan alasannya.Aku minta supaya dia jujur pada ibu guru dan mengatakan bahwa kemari Aubie  membawa mainan, karena peraturan tetaplah peraturan walaupun minggu-minggu ini sekolahnya masih bermain-main, belum ada tugas.

Pelajaran mentaati peraturan memang harus berawal dari rumah, aku bersyukur Aubie masih jujur padaku dan at least bercerita.Aku tidak menyatakan dirinya salah, namun tetap menekankan padanya bahwa peraturan harus di taati, bukan di akal-i….

On Her 17th months

Kabar Miss AStrid on her 11th  mos dah banyak kemajuan kecuali berat badan tetep di 10kgs..duh nak….tinggi sekarang dah 80 cm.

Tapi kalo gaya mah..weleh-weleh..sekarang Astrid tuh dah ngerti jalan-jalan.AStrid dah punya tas derek kaya’ bang Aubie.Kalo abis mandi, milih baju sendiri, trus ambil sepatu n mulai deh nge-gerek tas minta dianterin ke luar….kalo ndak di turutin?? bisa guling-gulingan di lantai…huahahahaha..si Adik yang satu ini kalo keinginannya nggak diikuti udah deh, banting-banting diri kemana-mana..mungkin karena  belom jelas ngomongnya..

Lagu kesayangan: Senyum dan bermuka gembira! kalo dah nyanyi yang satu ini, udah deh harus di rewind terus,tangan di pipi n berjabat tangan sambil angguk-angguk. Selain itu lagu belalai gajah sambil nunjuk idungnya,ngepak-ngepak sayap,n gabungin tangan kaya’ ikan.Disamping lagu lain: lipat tangan mau berdoa, happy yayaya,kling-klong,pok ame-ame,dsb..

Kalo udah becanda sama abangnya mah paling seru..nggak ada  yang ngalah dua-duanya..yuhu… seru banget nggak seh???

Well, gigi baru 6 nih dek,nafsu makan sih besar,minum susu juga kuat,cuma kok nggak gemuk-gemuk ya? sehari BAB-nya sampe 2 kali saking banyaknya makan…perut mah buncit..Dah dikasih obat cacing bulan yang lalu,tapi tetep aja :-)

Anyway,bulan depan dah mulai sekolah di Sekolah Bina Iman..

Cepat besar ya Dikkk…

Luv yu